Profil Mahasiswa

Program studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unpad merupakan program studi pertama yang dibuka di FIB Unpad. Fokus pembelajaran pada program studi ini adalah bahasa, sastra, dan budaya. Mahasiswa Sastra Indonesia juga mempelajari mata kuliah yang berkaitan dengan aspek kemahiran: kemampuan tata bahasa, komunikasi lisan dan tulisan.

Bahasa dan sastra memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional. Melalui bahasa dan sastra kepekaan dan penalaran akan terasah dan menjadikan seseorang menjadi kritis. Kemampuan berpikir kritis inilah yang sangat diperlukan dalam dunia kerja dan kehidupan secara umumnya.

Dalam kehidupan sehari-hari bahasa digunakan sebagai alat komunikasi dan dalam pembelajaran bahasa digunakan sebagai alat untuk transfer ilmu (sains, teknologi, agama, dan seni). Penguasaan bahasa yang baik merupakan alat untuk transfer ilmu atau gagasan dengan efektif. Seseorang yang menguasai bahasa dan sastra dengan baik membantu mengenal dirinya dan budayanya serta mengenal budaya orang lain. Dengan kata lain bahasa dan sastra dapat mengembangkan sensitivitas interkultural.

Mempelajari sastra meliputi membaca, berdiskusi, berpikir, dan menulis sehingga membantu seseorang untuk berpikir kritis. Dengan belajar sastra seperti membaca puisi, cerpen, novel, dan drama, membantu seseorang bersimpati terhadap orang lain dan melihat bagaimana kompleksnya seorang manusia

Sastra mempelajari banyak hal: kepercayaan, ideologi, tatanan sosial dari masyarakat yang berbeda-beda sehingga ini membuat seseorang menjadi tahu dari mana dan bagaimana sejarah membentuk budaya tersebut.Dengan mempelajari sastra, horison seseorang akan bertambah luas karena mempelajari budaya-budaya yang berbeda-beda. Hal tersebut juga membuat seseorang menjadi lebih peka terhadap spektrum dan sudut pandang yang lebih luas dalam memahami orang lain. Hal ini dapat mempengaruhi cara seseorang mengambil keputusan.

Kemampuan-kemampuan inilah merupakan bekal berharga di dunia kerja karena memiliki kemampuan analitis dan kritis serta logis dan sensitif yang didapat dari mempelajari bahasa dan sastra.